• Sewa Mobil Surabaya
  • Mau Sewa Mobil di Surabaya dengan harga murah aman dan nyaman Hub : 031 872 0077 - 085 852 855 677 - 085 730 628 793 .
  • Sewa Mobil Surabaya
  • City Rent Car Perusahaan Sewa Mobil.Berlokasi di Surabaya.Mengutamakan Pelayanan Dan Kwalitas Yang Prima.

Museum House of Sampoerna Surabaya

Museum House of Sampoerna Surabaya Museum Sampoerna adalah sebuah museum yang terletak di Surabaya lama. Bangunan yang bergaya kolonial Belanda dengan 4 pilar besar yang bertengger di depan gedung utama. Bangunan megah bergaya kolonial Belanda yang dibangun sekitar tahun 1862. Saat ini merupakan situs bersejarah yang dilestarikan.

Awalnya bangunan ini merupakan panti asuhan putra yang dikelola oleh pemerintah Belanda. Lalu, bangunan ini dibeli oleh Liem Seeng Tee pendiri Sampoerna pada tahun 1932 dan dijadikan tempat pertama produksi rokok Sampoerna.

Tidaklah sulit sebenarnya akses menuju House of Sampoerna yang beralamat di Jl Taman Sampoerna 6, Surabaya. Ini karena letaknya yang berada di tengah Kota Surabaya. Walaupun kita harus masuk gang terlebih dahulu, namun sepanjang gang tersebut banyak plakat-plakat penunjuk arah menuju Museum House of Sampoerna.

Di komplek museum ini terdiri dari beberapa gedung. Gedung yang paling besarlah yang dijadikan museum dan dijadikan tempat produksi salah satu merek rokok yaitu Dji Sam Soe. Ada 2 gedung lagi yang tepat berada di samping kanan dan kiri gedung utama.

Gedung sebelah kanan yang dijadikan rumah tinggal Keluarga Sampoerna. Sebelah kiri dijadikan cafe dan tempat galeri seni yang unik. Tepat di samping kanan gedung Auditorium terparkir mobil mewah keluaran Inggris Rolls Royce yang dipergunakan oleh Keluarga Sampoerna.

Aroma tembakau yang khas akan menyambut Anda saat pertama masuk di dalam area museum. Disambut dengan senyum ramah khas Indonesia para wanita petugas museum. Menyapa dengan hangat bagi siapa saja yang berkunjung, sungguh nyaman.

Kita dapat minta bantuan penjelasan tentang sejarah singkat museum dan silsilah Keluarga Sampoerna. Namun, meskipun tanpa bantuan petugas, kita masih bisa memahami serta mengerti isi dan cikal bakal museum tersebut. Dari keterangan-keterangan jelas dan lengkap yang tertulis di sana baik manual maupun digital.

Kolam ikan melingkar diikuti gemercik air mancur memberikan kesan tenang saat mulai melangkahkan kaki untuk berkeliling-keliling. Di ruangan paling depan terpampang lukisan sang pendiri sampoerna dan beberapa keluarganya dengan meja dan kursi tertata rapi dan beberapa koleksi gaun kebaya Keluarga Sampoerna.

Di samping kiri pintu kita akan menjumpai replika lapak kelontong yang digunakan berjualan pada saat merintis salah satu pabrik rokok terbesar di Indonesia ini. Beberapa terpampang di dalam pigura macam-macam tembakau yang digunakan untuk bahan produksi rokok.

Tak tertinggal pula replika tungku untuk mengeringkan tembakau yang akan dijadikan rokok. Tak pelak aroma tembakau pun tercium sedikit menyengat.

Lanjut melangkah ke area lain yang hanya tersekat tembok yang kokoh. Kita akan masuk ke ruangan yang memajang beberapa foto Keluarga Sampoerna dan foto siapa saja yang berperan memajukan pabrik rokok ini.

Beberapa koleksi lukisan yang eksotis menurut saya di sini dipajang pula. Beberapa koleksi korek api zaman dahulu dan koleksi kamera tua yang sudah berumur puluhan bahkan ratusan tahun juga ada.

Semakin melangkah masuk kita akan menuju ruangan yang lebih besar lagi. Beberapa koleksi mulai dari mesin printing kuno yang pernah dipergunakan untuk mencetak gambar di bungkus rokok. Sepeda motor kuno pabrikan Cekoslovakia dengan merk 'Jawa' yang dibuat kira-kira tahun 1960. Ada juga koleksi andong yang dipergunakan sang pendiri Sampoerna sebelum memiliki mobil.

Di ruangan ini dipamerkan pula beberapa koleksi peralatan Sampoerna marching band yang dulunya sampai pernah memeriahkan Rose Parade di California, AS. Pernah juga dimainkan saat ulang tahun Sampoerna setiap tahunnya.

Ada alat-alat labolatorium yang dipergunakan pertama kali untuk menguji hasil kualitas bahan baku dan hasil produksi pabrik rokok Sampoerna. Juga beberapa bungkus rokok produk-produk dari Sampoerna yang dijual di dalam maupun di luar negeri.

Lanjut ke lantai 2 kita akan menuju galeri toko yang menjual pernak-pernik suvenir khas Surabaya. Tentunya khas Museum House Of Sampoerna. Di lantai 2 ini kita juga bisa secara langsung melihat aktivitas produksi salah satu merk rokok kretek milik Sampoerna.

Sekitar 400 orang yang mayoritas perempuan berjejer rapi di depan meja dengan berbagai alat dan bahan untuk membuat rokok. Masing-masing dari mereka bisa menghasilkan300 batang rokok per jam. Hebat bukan? Di lantai 2 ini kita dilarang mengambil gambar. Oleh karena itu tidak ada gambar bagaimana suasana di lantai 2 ini.

Tidak diragukan lagi kota terbaik disajikan tarik, House of Sampoerna adalah rumah dari salah satu produsen rokok kretek yang paling terkenal di Indonesia (meskipun itu kini dimiliki oleh US-raksasa Philip Morris). Apa pun yang Anda berpikir tentang industri tembakau, pabrik ini dan museum membuat tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Bangunan itu sendiri adalah struktur Belanda abad ke-19 yang indah, awalnya sebuah panti asuhan tetapi kemudian diubah menjadi sebuah teater (memang Charlie Chaplin pernah turun). Mantan lobi sekarang museum dan adalah sesuatu dari kuil untuk kekaisaran Sampoerna. Ini memiliki pameran pada penggunaan cengkeh dan sejarah kretek di Indonesia, bersama seragam dan drum dari marching band Sampoerna dan antik perusahaan unik lainnya. Ada juga koleksi yang luar biasa dari pemantik rokok, pemegang dan kasus, terutama dari Eropa.

Lantai atas ada perspektif luas-mata dari pabrik toko lantai, di mana ratusan perempuan tangan roll, trim dan pak merek Dji Sam Soe (dilarang dari sebagian besar negara sebagai konten tar begitu kuat). Rol tercepat sini churn out 4000 batang sehari, jari-jari mereka kabur gerak. Karena AC dapat mempengaruhi tembakau (dan penggemar akan meniup sekitar) itu beruap, tempat kerja lembab.

Anda akan disertai dengan sangat informatif, panduan berbahasa Inggris; tur lengkap berlangsung antara 30 menit dan satu jam tergantung pada minat Anda. Perhatikan bahwa museum terbuka terlambat, tapi bagian pabrik menutup sekitar 3.

Setelah kunjungan Anda, pastikan untuk minum di kafe-baik tetangga restoran dan mempertimbangkan perjalanan di menarik wisata keliling bus perusahaan, Heritage Track Surabaya.

0 komentar Pada Museum House of Sampoerna Surabaya

Poskan Komentar